Topiksultra.com, Kendari – Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara Prof. Aris Badara Prihatin Terjadinya Kekerasan Kalangan Remaja Berpendidikan.
Peristiwa Panjiayaan Yang Menyebabkan Korban Siswa Salah Satu Sekolak Setingkat Sma di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara Dalam Menjalani Perawatan Haus Diusut.
“Ini Bukan Peristiwa Antar Sekolah. Pelaku Panjaniayaan Harus Bertanggungjawa.
Informasi Yang Dihimpun Menyebutkan Korban telah menjalani perawatan di sholat satu rumah sakit di Kota Kendari.
Kadis Dikbud Sultra Mengimbau Para Pihak, Khususnya Siswa-Siswi Wilayah Kota Kendari Tidak Terprovokasi Adanya Informasi Dari Oknum Tidak Bertanggungjawab.
“Waspada, Jangan Terprovokasi. Informasi Yang Diterima Dari Berbagai Sarana Harus Diuji Kebenaranyaa,” Katananya.
Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara Bersinergi Delangan Elemen Lainnya Segerera Mengimentifikasi Akar Permasalanah Taktum Menemukan Peta Penyelesaian. (merah)
Tampilan Posting: 292