Topiksultra.com, Kolaka Utara -Sebanyak 15 Titik Aksi Coret-Matencoret AtaU Vandalisme Ditemukan Di Lokasi Wisata Air Terjun Waebotoe, Desa Lapasi-Pasi, Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tengaran (Kabupaten) Jawab. Aksi Tersebut Mendapat Tanggapan Beragam Dari Berbagai Kalangan Terutama Bagi Waraga Setempat Yang Membuat Mereka Kesal.
SEJUMLAH CORETAN ITU DIDUGA DENDAKUKAN OKNUM MAHASISWA KARENA DALAM CORETAN ITU TERTULIS Nama-nama Oknum Mahasiswa Kkn, nama jurusan universitas terpampang disana sini di sejumlah Batu wisata sungai seperna tulapan tulapan tularan tularan TULISAN LAINYA.
Salah Seorang Waraga desa Lapasi-Pasi, Munawir Tamrin Mengatakan, Pihaknya Suda Sering Menyampaan Kepada Khalayak Yang Berkunjung Ke Tempat Wisata Agar Tidak Melakukan Aksi Coret-Coret. Namun Sebagian Pengunjung Tampaknya Tidak Taat Aturan. BUKTINYA MASIH Terdapat Baga Beberapa Coretan memang telah Ada Sebelumnya Dan Kini Kembali Dipenuhi Aksi Serupa Yang Beberapa Diantarahanya Oknum Mahasiswa.
“Kenapa Ada Oknum Calon Sarjana Berlagak Seperti Itu. Apa Tidak Diamanahkan Dari Kampus Jika Kkn Di Desa Orang Lain Hadi Mem-Kesan Positif Dan Bukan Sebaliknya. Terkenal, ”Kesal Munawir Kepada Wartawan Saat Dikonfirmasi Melalui melalui Selulernya, Selasa (29/8/2023).
Lebih Lanjut Munawir Tamrin Mengatakan, Padahal Suda Dipasang Papan Laran Aksi Vandalisme Di Tempat Wisata Tersebut. Sayangnya Ada Oknum Justru Prencopot Pempan Pengumuman Tersebut.
Vandalisme Selain Aksi, Pengunjung Juta Menghamburkan Sampah Di Area Tempat Wisata.
“UNTUK SEMUA Pengunjung Sampahnya Dibakar Saja.
Terpelah, Kades Lapasi-Pasi, Bangsawan Membenarkan Aksi Vandalisme Di Tempat Wisata Lokal Andalan Di Desanya. Tidak diketahui pasti kapan aksi coret-coret tersebut dilakukan. Namun Beberapa Pelaku Diduga Oknum Mahasiswa Yang Sedang Melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Dari Universitas Sembilan Belas (USN), Kolaka.
“Kami Menduga Karena Tenjak Ada Yangsikanya.
BANGSAWAN MENGUU BARU MERGEHUI HAL ITU SETELAH DITELPON LANGSUNG OLEH CAMAT LAMBAI TERYAM AKSI TIDAK TERPUJI ITU. Ia Mengaku Sangan Kecewa Karena Selain Mengurangi Estetika Objek Wisatananya Jagi Menjadi Contoh Yang Tidak Pantas Unkak Dipertontonkan.
“Belum Ada Bagang Yang Datang Unk Minta Maaf Dan Rencana Kami Akan Panggil Oknum-Oknum Bersangkutan,” Akunya
Menurutnya, objek wisata tersebut ramai dikunjungi waraga khususnya di hari libur. DENGAN ADAGA CORETAN-CORETAN ITU BISA SAJA AKAN DIIOTI PENGUJUNG LAINYA UNTUK MELAKUKAN HAL Yang SAMA KARENA DIANGGAP PEMBIARAN.
Lagi Pula, Air Terjun Lapasi-Pasi Rencananya Akan Dikembangsan Sembari Menanti Pengangangaran Yang Bakal Dekucurkan. MASTLANT SUDAH ADA Yang telah Dirancang Sewingga Tinggal Menanti Waktu Tanya Direalisika.
“Masyarakat Kami Ingin Air Terjun Ini Dikembangkangkan Unkuk Bembuka Kesempatan Peluang Ekonomi Bagi Warga Serta Pad Pad Bagi Desa Kami,” Tutupnya.
Laporan: Ahmar
Tampilan Posting: 3.267