TOPIKSULTRA.COM, KENDARI — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Bank Jatim resmi merampungkan proses kerja sama strategi dalam rangka memperkuat struktur permodalan dan mendorong kolaborasi sektor keuangan daerah. Penyelesaian transaksi berlangsung pada Rabu, (19/11/2025) di Hotel Claro Kendari dengan total nilai mencapai Rp834,5 miliar.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR) menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kinerja lembaga keuangan daerah melalui pola kolaborasi, bukan lagi kompetisi antarbank.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Jadi bukan kompetitif, tapi kolaboratif. Ini yang harus dibangun. Sebelumnya kami sudah menggabungkan beberapa bank untuk memperkuat ekosistem industri kreatif,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa pemilihan Bank Jatim sebagai mitra merupakan keputusan paling tepat setelah melalui penilaian terhadap sejumlah bank yang menawarkan kerja sama.
“Tidak ada paksaan dalam kerja sama ini. Bank Jatim menjadi mitra yang paling siap dan paling sesuai dengan kebutuhan kita,” katanya.
Pemprov Sultra disebut membutuhkan dukungan permodalan untuk memenuhi ketentuan modal inti kategori C sebesar Rp3 triliun. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan strategi menggandeng Bank Jatim.
Rincian Transaksi: Rp834,5 Miliar
Dalam keterangan terpisah, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan perkembangan transaksi hingga pukul 13.30 WITA. Total nilai transaksi tercatat Rp834,5 miliar, dengan rincian sebagai berikut:
Bank Jatim (penjual): Rp654,2 miliar
Bank Jatim (pembeli): Rp180,2 miliar
Barang yang dijual Jatim : 10 item
Barang yang dibeli Jatim : 7 barang
Proses transaksi masih berlangsung dan berakhir pada pukul 17.00 sebagai tanggal penutupan.
“Tanggal penutupan tetap jam 5 sore sebagai penanda. Namun transaksi tidak dibatasi waktu. Ada beberapa yang akan melanjutkan proses dalam beberapa hari ke depan,” jelasnya.
Kerja sama Sultra dan Jatim ini akan dilanjutkan melalui penyusunan langkah-langkah teknis, termasuk harmonisasi kebijakan dan penguatan layanan perbankan yang mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Laporan: Shandra
Tampilan Postingan: 19