TOPIKSULTRA.COM, JAKARTA — Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka Utara, Muhammad Syair, S.Sos., didampingi anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra, Maksum Ramli, bersama Wakil Pemerintah Daerah mendatangi Gedung DPR RI untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait rencana pembangunan gedung baru RSUD Djafar Harun Lasusua.
Rombongan pemerintah daerah tersebut diwakili oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kolaka Utara, Ismail Mustafa, Kepala Dinas Kesehatan Irham, serta Direktur RSUD Kolaka Utara. Mereka melakukan audiensi dengan pimpinan Komisi IX DPR RI, Jumat (6/3/2026).
Setibanya di Gedung DPR RI, rombongan diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas sejumlah poin penting terkait pengembangan sarana dan prasarana RSUD Kolaka Utara guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Di hadapan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Muhammad Syair memaparkan kondisi RSUD Djafar Harun Lasusua, termasuk rencana peningkatan fasilitas melalui pembangunan gedung baru.
Menurutnya, rencana pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan nyaman bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, salah satu alasan utama pembangunan gedung baru adalah kondisi RSUD Djafar Harun yang telah beroperasi sekitar 20 tahun dan dinilai sudah tidak lagi mampu menampung jumlah pasien rujukan dari berbagai puskesmas. Selain itu, keterbatasan kamar rawat inap saat ini juga belum mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Selain keterbatasan fasilitas, banyaknya pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit di Kendari maupun Makassar juga menjadi perhatian. Jarak yang cukup jauh dinilai menyulitkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan lanjutan.
Dengan adanya penambahan gedung baru serta dukungan tenaga dokter spesialis, diharapkan pelayanan kesehatan yang selama ini harus diarahkan ke luar daerah dapat ditangani langsung di Kabupaten Kolaka Utara.
Faktor lain yang ikut menjadi pertimbangan adalah potensi peningkatan jumlah penduduk di Kolaka Utara setelah ditetapkan sekitar dua ribu pegawai negeri sipil (PNS) di daerah tersebut.
Muhammad Syair menegaskan, upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kolaka Utara akan terus diperjuangkan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
“Penyampaian aspirasi ini merupakan bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat Kolaka Utara. Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan di daerah ini semakin baik, termasuk melalui rencana pembangunan gedung baru RSUD agar pelayanan dapat lebih lengkap dan memadai,” ujar Muhammad Syair dalam rilis resminya setelah pemaparan aspirasi tersebut di hadapan Komisi IX DPR RI, Sabtu (7/3/2026).
Ia menambahkan, upaya tersebut akan terus diperjuangkan melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Komisi IX DPR RI, Kementerian Kesehatan, serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
“Hasil audiensi ini, Alhamdulillah mendapat respon positif. Ibu Wakil Ketua Komisi IX DPR RI menerima aspirasi kami dan siap membersamai perjuangan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya di Kolaka Utara,” tutupnya.
Laporan: Ahmar
Tampilan Postingan: 20